MENGENAL JENIS KOPI DI INDONESIA

Indonesia memang kaya, memiliki banyak keberagaman budaya yang tidak bisa terkalahkan. Di samping itu, indonesia memiliki kekayaan alam yang tiada tara. Hapir tidak ada celah untuk sektor pertanian di indonesia, karena kemajuan yang di selingi dengan era modern yang serba canggih. Salah satunya adalah kopi. Kopi adalah minuman favorit setiap orang dari yang manis hingga yang pahit tanpa rasa sama sekali, tetapi kopi selalu didapati oleh penikmatnya.

Kopi di buat dari biji kopi pilihan , yang dijadikan sebuah bubuk kopi dengan varian jenis ragamnya, proses pembuatan kopi yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang baik dengan cara mesin maupun dengan tangan kemudian dilakukan pemrosesan biji kopi dan pengeringan sebelum menjadi kopi gelondong. Proses selanjutnya yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi. Setelah penyangraian, biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi. Sampai saat ini, kopi Indonesia menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi sebanyak 648.000 ton, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Biji kopi yang tumbuh di Indonesia, pada dasarnya hanya terdiri atas tiga macam, yaitu biji kopi arabika, biji kopi robusta, dan biji kopi liberika.

Pengeksporan kopi indonesia ke luar negeri adalah sebagai berikut rinciannya :

  • Amerika Serikat           67,3 ton
  • Jerman                         42,6 ton
  • Malaysia                      39 ton
  • Italia                            35,8 ton
  • Jepang                                     35,4 ton
  • Rusia                           24,2 ton
  • Mesir                           21,1 ton
  • Inggris                          18,4 ton
  • Belgia                          12,2 ton
  • Kanada                        4,3 ton

Berikut adalah ulasan tentang jenis kopi hasil bumi pertanian indonesia ;

  • Kopi gayo, Aceh

Aceh di kenal sebaai pemasok biji kopi arabica terbesaar di indonesia, cita rasa kopi gayo adalah tak terlalu pekat dan di sertai dengan tingkat kadar keasaman yang seimbang, saat di minum kopi gayo akan meninggalkan rasa di mulut. Kopi gayo juga sudah banyak terdapat di kedai kopi kopi pada masa kini yang tersebar dimana –mana.

  • Kopi Jawa

Kopi Jawa memiliki cita rasa yang kuat, pekat, serta manis , tetapi rasa nya tidak terlalu kaya seperti  kopi Sumatra atau Sulawesi karena sebagian besar kopi jawa diproses secara basah (wet process). Meskipun begitu, sebagian kopi Jawa mengeluarkan aroma tipis rempah sehingga membuatnya lebih baik dari jenis kopi lainnya.

  • Kopi Toraja, Sulawesi

Kopi ini memiliki cita rasa yang tak terlalu pahit, bahkan cenderung terasa seperti rasa buah. Kopi Toraja juga memiliki bau yang harum karena proses penanamannya berdampingan dengan tanaman – tanaman rempah di tana toraja. Bentuk biji kopi nya agak berbeda dengan biji kopi yang lain.

  • Kopi Bajawa , Flores

Cita rasa kopi ini adalah memiliki aroma nutty dan aroma tembakau yang sangat terasa sekali keasliannya, lalu rasa nya juga yang kental dan di padu dengan rasa asam. Kopi bajawa di tanam oleh para petani di atas tanah yang mengandung abu gunung merapi. Lokasinya di perkebunan kopi kab Ngada, Flores NTT yang di tanam di atas ketinggian 1000 meter permukaan laut.

  • Kopi Robusta, Temanggung

Kopi ini di tanam berdekatan dengan tanaman tembakau, cita rasa kopi ini adalah saat di minum akan memeiliki rasa tembakau yang kuat.Biasanya, kopi ini di produksi dari kaloran, wonoboyo, pringsut, dan gemawang. Kopi ini juga memiliki aroma sangat kuat sehingga saat kamu mencicipinya, kamu akan tahu kalau itu adalah kopi robusta