JANTUNG NEGARA, SEKTOR PERTANIAN INDONESIA

Indonesia memang memiliki sektor pertanian yang sangat kaya, seperti sawit, cengkeh, karet, kapas,kapuk dan juga kopi. Sektor pertanian indonesia adalah salah satu kunci dari perekonomian indonesia, bagimana tidak hamparan perkebunan yang menjadikan pendapatan juga untuk negerti kita yang tercinta ini. Bicara – bicara soal tanah pertanian indonesia dalam sektor kopi, kopi adalah jenis minuman yang banyak di sukai oleh setiap orang, terdapat banyak jenis kopi di indonesia seperti  :

  • Kopi Arabica Gayo, Sumatera
  • Kopi Arabica Flores
  • Kopi Arabika Toraja
  • Kopi Arabika Kintamani, Bali
  • Kopi Robusta Temanggung
  • Kopi Arabika Java Ijen Raung
  • Kopi Liberika Rangsang Meranti, Riau
  • Kopi Toraja, Sulawesi
  • Kopi Aceh, Gayo
  • Kopi Bajawa, Flores

Indonesia memiliki potensi pertanian yang sangat baik,dibidang tanaman pangan di Indonesia memiliki tanaman unggul seperti padi, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan berbagai jenis faritas yang lain.Indonesia merupakan Negara agraris yang memiliki potensi besar dan sumber daya alam yang melimpah untuk produk pertanian. Kondisi Pertanian menurut pioneer.com ialah Pertanian Indonesia saat ini bisa dikatakan terus mengalami perkembangan. Namun jika dilihat lebih dalam, tetap beberapa permasalahan yang terus menghambat, salah satunya adalah penurunan tenaga kerja pertanian. Pada tahun 2016 lalu indonesia kehilangan 0,51% tenaga pertanian dan tahun ini kehilangan 2,21%. Selain itu, permasalahan yang menghambat perkembangan pertanian tahun ini adalah kurangnya benih berbagai komoditas tanaman pangan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Sampai Oktober 2017 produksi benih padi inhbrida mengalami penurunan hampir 40 ribu ton dan padi hibrida hanya naik sekitar 15 ton.

Produk pertanian juga terus menjadi sumber penghasil devisa negara.Sektor pertanian memberikan lebih banyak kesempatan kerja yang dapat mengurangi tingkat pengangguran tinggi di negara-negara berkembang karena adanya pertumbuhan penduduk yang sangat cepat. Tentunya sektor pertanianadalah jantung dan tulang punggung perekonomian indonesia, dan masyarakatnya sebahagian besar adalah petani.

Bagaimana keadaan sektor pertanian indonesia, bisa kah maju dengan pesat?

Pada era sekarang, daalah serba digital dan serba canggih. Sektor pertanian indonesia pun sudah melesat maju dari pada tahun – tahun sebelumnya, hanya saja dengan status negara ini yang masih menjadi negara berkembang, menjadikan beberapa sektor masih di kata belum sempurna.  Juga terdapat “ujian” bagi para pekerja di sektor pertanian karena melihat kondisi jaman sekarang yang serba memakai mesin, ada ancaman tersendiri bagi keberlangsungan sumber daya manusia nya. Meskipun begitu alih – alih menjadi suatu ancaman, tetapi bisa juga di jadikan sebagai sarana “membantu” bagi para pekerja agar di mudahkan dalam urusan pekerjaannya.

Pentingnya sektor pertanian juga untuk menjadi sumber pangan negara, karena negara berkembang mengandalkan produk – produk dari produk pertanian untuk di jadikan bahan pangan. Ini lah yang menjadi salah satu kekuatan sektor pertanian indonesia.  Seperti bawang- bawangan, kacang – kacangan, kapas, beras, buncis, cengkeh, cokelat, jagung, kayu manis, kedelai, kelapa, sawit, kentang, ketela, lada, pala, rosella, tembakau, tebu, ubi-ubian dan vanili. Itu semua adalah kebutuhan sehari – hari masyarakat indonesia, dan bisa juga di ekspor ke luar negeri khususnya ke amerika serikat dan jepang.

Menutur dari databoks.katadata.co.id, luas pertanian wilayah indonesia adalah sebesar 7.463.948 hektare. Pulau Jawa mendominasi kepemilikan luas lahan baku sawah terluas. Jawa Timur menjadi provinsi dengan LBS terluas di Indonesia. Provinsi tersebut memiliki LBS sebesar 1,2 jutahektare. Jawa Tengah dan Jawa Barat berturut-turut mempunyai LBS sebesar 1.049.661 hektare dan 928.218 hektare. Total luas lahan baku sawah ditetapkan dalam Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN No. 686/SK-PG.03.03/XII/2019 Tanggal 17 Desember 2019 tentang Penetapan Luas Lahan Baku Sawah Nasional Tahun 2019. Informasi ini menjadi landasan penghitungan luas panen padi.