PERUSAHAAN YANG BEKERJA PADA SEKTOR MINYAK SAWIT INDONESIA

0 Comments

Minyak sawit adalah minyak nabati yang didapatkan dari mesocarp buah pohon kelapa sawit,Minyak sawit termasuk minyak yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Minyak sawit berwujud setengah padat pada temperatur ruangan dan memiliki beberapa jenis lemak jenuh asam laurat (0.1%), asam miristat (1%), asam stearat (5%), dan asam palmitat (44%). Minyak sawit juga memiliki lemak tak jenuh dalam bentuk asam oleat (39%), asam linoleat (10%), dan asam alfa linoleat (0.3%). Meningkatnya kebutuhan minyak nabati domestik serta besarnya potensi ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/cpo) telah memicu pesatnya pertumbuhan luas kebun sawit di tanah air.

Menurut data Indonesia Investment, pada saat permintaan global kuat, bisnis minyak sawit di Indonesia menguntungkan karena alasan-alasan berikut:

  • Margin laba yang besar, sementara komoditi ini mudah diproduksi
  • Permintaan internasional yang besar dan terus berkembang seiring kenaikan jumlah penduduk global
  • Biaya produksi minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia adalah yang paling murah di dunia
  • Tingkat produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan produk minyak nabati
  • Penggunaan biofuel diduga akan meningkat secara signifikan, sementara penggunaan besin diperkirakan akan berkurang

Hanya beberapa industri di Indonesia yang menunjukkan perkembangan secepat industri minyak kelapa sawit selama 20 tahun terakhir. Pertumbuhan ini tampak dalam jumlah produksi dan ekspor dari Indonesia dan juga dari pertumbuhan luas area perkebunan sawit. Didorong oleh permintaan global yang terus meningkat dan keuntungan yang juga naik, budidaya kelapa sawit telah ditingkatkan secara signifikan baik oleh petani kecil maupun para pengusaha besar di Indonesia (dengan imbas negatif pada lingkungan hidup dan penurunan jumlah produksi hasil-hasil pertanian lain karena banyak petani beralih ke budidaya kelapa sawit).

Mayoritas hasil produksi minyak kelapa sawit Indonesia diekspor. Negara-negara tujuan ekspor yang paling penting adalah RRT, India, Pakistan, Malaysia, dan Belanda. Walaupun angkanya sangat tidak signifikan, Indonesia juga mengimpor minyak sawit, terutama dari India.

Memang mayoritas dari minyak sawit yang diproduksi di Indonesia diekspor (lihat tabel di bawah). Namun, karena populasi Indonesia terus bertumbuh (disertai kelas menengah yang berkembang pesat) dan dukungan pemerintah untuk program biodiesel, permintaan minyak sawit domestik di Indonesia juga terus berkembang. Meningkatnya permintaan minyak sawit dalam negeri sebenarnya bisa berarti bahwa pengiriman minyak sawit mentah dari Indonesia akan mandek di tahun-tahun mendatang jika pemerintah Indonesia tetap berkomitmen terhadap moratorium konversi lahan gambut

Artikel kali ini akan membahas tentang perusahaan yang berjalan pada sektor kelapa sawit, diantaranya adalah :

  • Astra Agro Lestari, Tbk. (AALI)

Aset : Rp 27,16 triliun

Didirikan: 1981

Alamat :Kawasan Industri Pulogadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

  • Austindo Nusantara Jaya, Tbk. (ANJT)

Aset : Rp 8,59 triliun

Didirikan: 1993

Alamat : Kuningan, Kuningan Tim., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

  • Eagle High Plantations, Tbk. (BWPT)

Aset : Rp 16,45 triliun

Alamat : Kawasan Mega Kuningan, Kuningan Tim., Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

  • Golden Plantation, Tbk. (GOLL)

Aset : Rp 2,59 triliun

Alamat : Gedung Plaza Mutiara, Lantai 16,

Jalan DR. Ide Agung Gede Agung, Kav.E.1.2 No 1 & 2 (Jalan Lingkar Mega Kuningan)Jakarta Selatan, DKI Jakarta

  • Bakrie Sumatera Plantations, Tbk. (UNSP)

Aset : Rp 13,18 miliar

Didirikan: 1911

Alamat : Komplek Rasuna Epicentrum Bakrie Tower Lantai 18 – 19, Jl. HR. Rasuna Said, RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *