Month: August 2020

SEKTOR KAKAO INDONESIA

Memang setiap orang tidak bisa jauh dari aneka jenis makanan, salah satunya coklat . Benar tidak ? Ya coklat adalah cemilan sehari – hari yang biasa di konsumsi oleh kebanyakan orang ketika sedang bermain game idnpoker android, bahkan cokelat sendiri pada masa kini sudah bervariasi, untuk di buat kue, permen, minuman, pudding dan lain – lain. Cokelat sendiri di hasilkan dari biji kakao yang telah melalui proses signifikan pengolahan hingga menjadi coklat utuh yang biasa kita konsumsi loh guys. Cokelat bubuk sendiri adalah biji buah kakao yang sudah di fermentasikan , seperti selai roti, susu itu adalah hasil dari cokelat dalam bentuk bubuk. Sementara kakao yang tdak berbiji bisa di fermentasikan sebagai bahan ternak, wah sebuah informasi yang sangat penting ya !

Industri pengolahan kakao sangat berperan dalam pertumbuhan perekonomian indonesia.telah di tetapkan oleh pemerintah bahwa industri pengolahan kakao adalah salah satu sektor yang sangat di prioritaskan tentang perkembangan nya sesuai dengan RIPIN di tahun 2015 – 2035. Sampai saat ini apakah kalian tahu bahwa indonesia menduduki peringkat ke tiga di dunia dalam negara pengolahan kakao setelah belanda dan pantai gading. Tetapi, apakah kalian tahu juga bahwa indonesia menduduki peringkat ke enam sebagai produsen biji kakao yang paling terbesar di dunia lho, setelah pantai gading, ekuador, ghana, kameron, dan nigeria. Wah bangga sekali ya kita sebagai warga indonesia ternyata biji kakao indonesia memang menjadi salah satu  negara dengan penghasil biji kakao terbesar di dunia. Terlebih pengolahan biji kakao akan selalu naik atau meningkat karena biji kakao yang sudah di olah sudah menjadi kebutuhan pokok warga dunia hingga masa kini. Saat ini cokelat memang di jadikan sebagai bahan makanan jadi yang bervariatif, apalagi coklat batangan yang siap makan sangat di gemari oleh pecinta cokelat di seluruh dunia. Terdapat berbagai merek cokelat batangan seperti coklat silverqueen, coklat Cadburry, coklat toblerone, cokelat magnum, coklat delfi, coklat wonder chocolatte, dan coklat lindt. Tetapi, bahkan terdapat jenis coklat putih loh seperti  coklat putih lindt Swiss Classic Swiss White Chocolate, Whittaker’s White Chocolate dan lain – lain.

Tahukah kamu bahwa saat ini pertumbuhan demand kakao di semuruh dunia mencapai 4 juta ton/ tahun, menurut datadari international cocoa organization, berkata bahwa dalam 5 th terakhir, demandkakao bertumbuh setiap 5% / tahun loh, dan di masa depan nanti sektor kakao akan memiliki daya besar untuk di kembangkan secara lebih luas di seluruh dunia. Kira – kira kebutuhan kakao di indonesia, cina dan india sepertinya mencapai 1 kilogram per kapita per tahun , maka dari itu akan ada demand tanmabahan kira – kira 2,2 ton biji kakao / th . 

Apa kalian juga tahu bahwa perkebunan kakao dinindonesia mengalami perkembangan pesat lho dalam watu dua puluh tahun terakhir. Terdapat 3 jenis kakao yang di utamakan yaitu dari sulteng, sulsel dan sulawesi tenggara. Dan kalian juga harus tahu bahwa dari mata kualitas, kakao indonesia tidak kalah enak dan suburnya dengan kakao yang di tanam di negara lain, makannya indonesia menjadi produsen terbesar biji kakao di dunua sebagai mana yang telah di ceritakan di atas. Kita paptut bangga ya dengan pencapaina bumin pertiwi kita yang tercinta bahwasanya telah menjadi negara dengan sektor kakao terbesar di dunia.

SEKTOR KELAPA SAWIT INDONESIA

Kelapa sawit bukanlah tanaman khas asli indonesia, bermula dari empat biji kelapa sawit yang aslinya berasal dari afrika lalu di bawa oleh orang belanda ke indonesia dan di tanam di kebun raya bogor pada tahun 1848. Karena tanaman ini tumbuh subur dan setelah di coba di beberapa daerah bisa tumbuh dengan baik, maka sejak tahun 1910 , kelapa sawit di budidayakan secara komersional dan meluas di sumatera.

Hingga tahun 1980 an luas pertanaman kelapa sawit indonesia baru sekitar 200.000 an ha dan kebanyakan adalah tanaman warisan pemerintah kolonial belanda.

Industri kelapa sawit terbukti kebal kritis, dalam kondisi keuangan global mengalami krisis dan banyak industri mengalami kebangkrutan, sektor kelapa sawit tetap tegar berdiri. Industri yang menghasilkan komoditas untuk bahan makan pokok umat manusia, dan belakangan juga sebagai bahan baku energi nabati yang juga kebutuhan dasar manusia, tidak akan pernah terpengaruh krisis. Bagi negara, industri minyak kelapa sawit merupakan salah satu andalan penerimaan negara, baik melalui berbagai bentuk pajak dan pendapatan ekspor. Yang tidak kalah penting, kalaupun tidak di katakan yang sangat penting, perkebunan kelapa sawit menjadi pioneer dalam pengembangan wilayah di pedalaman. banyak kabupaten baru baru, bahkan provinsi baru muncul karena daya dorong kemajuan akibat adanya perkebunan kelapa sawit. Kelapa sawit pula memberikan banyak andil dalam membangun infrastruktur jalan dan jembatan yang bisa di gunakan untuk kepentingan umum. Perkebunan kelapa sawit juga membangun sekolah di lingkungan kebun, yang bisa di gunakan untuk masyarakat di sekitar kebun., karena perkebunan kelapa sawit, maka tumbuhlah pasar, pusat perdagangan dan kegiatan pendukung lainnya. Secara otomatis memicu berkembangnya ekonomi lokal, supplier lokal, kontraktor lokal. (sumber = gapki.id)

Berkembangnya sub‐sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia tidak lepas dari adanya kebijakan pemerintah yang memberikan berbagai insentif, terutama kemudahan dalam hal perijinan dan bantuan subsidi investasi untuk pembangunan perkebunan rakyat dengan pola PIR‐Bun dan dalam pembukaan wilayah baru untuk areal perkebunan besar swasta.

Produk minyak kelapa sawit sebagai bahan makanan mempunyai dua aspek kualitas. Aspek pertama berhubungan dengan kadar dan kualitas asam lemak, kelembaban dan kadar kotoran. Aspek kedua berhubungan dengan rasa, aroma dan kejernihan serta kemurnian produk. Kelapa sawit bermutu prima (SQ, Special Quality) mengandung asam lemak (FFA, Free Fatty Acid) tidak lebih dari 2 % pada saat pengapalan. Kualitas standar minyak kelapa sawit mengandung tidak lebih dari 5 % FFA. Setelah pengolahan, kelapa sawit bermutu akan menghasilkan rendemen minyak 22,1 %  ‐  22,2 % (tertinggi) dan kadar asam lemak bebas 1,7 % ‐ 2,1 % (terendah) mutu minyak kelapa sawit dapat dibedakan menjadi dua arti, pertama, benar‐benar murni dan tidak bercampur dengan minyak nabati lain.

Mutu minyak kelapa sawit tersebut dapat ditentukan dengan menilai sifat‐sifat fisiknya, yaitu dengan mengukur titik lebur angka penyabunan dan bilangan yodium danpengertian mutu sawit berdasarkan ukuran. Dalam hal ini syarat mutu diukur berdasarkan spesifikasi standar mutu internasional yang meliputi kadar ALB, air, kotoran, logam besi, logam tembaga, peroksida, dan ukuran pemucatan. Kebutuhan mutu minyak kelapa sawit yang digunakan sebagai bahan baku industri pangan dan non pangan masing‐masing berbeda. Oleh karena itu keaslian, kemurnian, kesegaran, maupun aspek higienisnya harus lebih  Diperhatikan. Rendahnya mutu minyak kelapa sawit sangat ditentukan oleh banyak faktor. Faktor‐faktor tersebut dapat langsung dari sifat induk pohonnya, penanganan pasca panen, atau kesalahan selama pemrosesan dan pengangkutan. Dari beberapa faktor yang berkaitan dengan standar mutu minyak sawit tersebut, didapat hasil dari pengolahan kelapa sawit, seperti :

•             Crude Palm Oil

•             Crude Palm Stearin

•             RBD Palm Oil

•             RBD Olein

•             RBD Stearin

•             Palm Kernel Oil

•             Palm Kernel Fatty Acid

•             Palm Kernel

•             Palm Kernel Expeller (PKE)

•             Palm Cooking Oil

•             Refined Palm Oil (RPO)

•             Refined Bleached Deodorised Olein (ROL)

•             Refined Bleached Deodorised Stearin (RPS)

•             Palm Kernel Pellet

•             Palm Kernel Shell Charcoal

HASIL – HASIL PERTANIAN DI INDONESIA

Umumnya, sektor pertanian di Indonesia terdiri dari dua jenis berdasarkan skala per 1 meter:

1.Perkebunan besar baik milik negara maupun perusahaan swasta

2.Produksi petani kecil, kebanyakan rumah tangga yang melakukan pertanian tradisional.

Pertanian di Indonesia merupakan salah satu sektor kunci perekonomian Indonesia. Meskipun kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik bruto nasional telah menurun secara signifikan dalam setengah abad terakhir, saat ini sektor pertanian masih memberikan pendapatan bagi sebagian besar rumah tangga Indonesia. Saat ini sekitar 30 persen lahan Indonesia digunakan untuk pertanian.Umumnya, sektor pertanian di Indonesia terdiri dari dua jenis berdasarkan skala per 1 meter perkebunan besar baik milik negara maupun perusahaan swasta .Produksi petani kecil, kebanyakan rumah tangga yang melakukan pertanian tradisional.

Hasil – Hasil Pertanian di Indonesia

Agave (Sisal)

Agave merupakan tanaman hias yang mempunyai warna daun hijau muda bercampur dengan alur menyerupai pita dan bersisik mirip.

Bawang

Bawang merah dan bawang putih merupakan salah satu tanaman sayuran yang menjadi menu pokok hampir pada semua jenis masakan Wimun dengan fungsi sebagai penyedap masakan dan khasiat bagi manusia. Daerah penghasil bawang banyak terdapat di daerah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Beras

Beras berasal dari tanaman padi. Padi adalah sumber bahan makanan pokok rakyat Indonesia, jadi tanaman ini mempunyai andil yang sangat besar dalam kehidupan. Daerah – daerah penghasil beras hampir merata di seluruh wilayah Nusantara, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Sumatra.

Cengkih

Cengkih adalah rempah-rempah purbakala yang telah dikenal dan digunakan ribuan tahun sebelum masehi.[butuh rujukan] Pohonnya merupakan tanaman asli kepulauan Maluku (Ternate dan Tidore),aerah penghasil cengkih banyak terdapat di daerah Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, NTT, Papua, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Selatan, dan DI Yogyakarta.

Cokelat

Daerah penghasil cokelat terbanyak terdapat di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku, NTT, Papua, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan DI.Yogyakarta.[butuh rujukan] Daerah penghasil cokelat yang utama adalah Salatiga (Jawa Tengah).Cokelat banyak digunakan sebagai bahan minuman

Jagung

Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi.[butuh rujukan] Daerah penghasil jagung hampir merata di seluruh wilayah Nusantara, seperti DI.Aceh, Bali, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Lampung, NTB, Papua, Riau, Sulawesi Tengah, dan Sumatra Utara

Kacang Hijau

Sebagai makanan, tanaman yang diperkirakan berasal dari India ini menghasilkan berbagai masakan. Mulai dari aneka penganan kecil, bubur, sampai kolak. Kacang hijau dan kecambahnya memiliki manfaat memberikan nutrisi penting bagi tubuh, mengandung protein tinggi, kalsium, fosfor, vitamin B2 (riboflavin).Kacang hijau banyak terdapat di daerah Bali, Bengkulu,Lampung, dan Papua.

Kacang Tanah

Tanaman Kacang tanah bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak, sedang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati, minyak dan lain-lain. Daerah penghasil kacang tanah meliputi daerah DI.Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, NTT, dan DI.Yogyakarta.

Kapas

Kapas adalah serat yang dihasilkan oleh tanaman kapas (Gossypium Hirsutum)[21]. Tanaman kapas ini mempunyai banyak species diperkirakan berjumlah 30-40 species yang tersebar di seluruh belahan dunia dari daerah yang beriklim tropis hingga subtropis, sedangkan yang paling banya digunakan untuk produksi pakaian adalah tanaman kapas jenis Gossypium Hirsutum yang tingkat penggunaanya mencapai 90 % dari produksi kapas di dunia tanaman ini juga termasuk tanaman perdu (semak) karena tanaman ini relatif kecil namun ada juga yang memiliki ketinggian hingga 3 meter lebih.[butuh rujukan] Kapas dipintal menjadi benang kemudian benang di tenun menjadi kain rupanya ini sudah dilakukan oleh orang-orang zaman dahulu di India, Mesir dan china ratusan tahun sebelum masehi tenyata kapas yang sudah diolah juga menjadi komoditas perdangangan yang sudah diperdagangkan bahkan sampai ke daerah mediterania. Daerah – daerah penghasil kapas, antara lain:

  • Asembagus: Jawa Timur
  • Banten: Banten
  • Bima: NTB
  • Bogor: Jawa Barat
  • Cirebon: Jawa Barat
  • Pati: Jawa Tengah
  • Pekalongan: Jawa Tengah
  • Priangan: Jawa Barat
  • Kediri: Jawa Timur
  • Pulau Lombok: NTB
  • Semarang: Jawa Tengah

Karet

Karet mempunyai arti penting dalam aspek kehidupan sosial ekonomi masyarakat indonesia, yaitu salah satu komoditas penghasil devisa negara, tempat persediaanya lapangan kerja bagi penduduk, dan sumber penghasilan bagi petani Daerah – daerah penghasil karet adalah:

  • Alas: DI Aceh
  • Asahan: Sumatra Utara
  • Banyumas: Jawa Tengah
  • Batang: Jawa Tengah
  • Deli Serdang: Sumatra Utara
  • Gunung Kawi: Jawa Timur
  • Gunung Kelud: Jawa Timur
  • Indragiri: Riau
  • Kampar: Riau
  • Labuhan Batu: Sumatra Utara
  • Langkat: Sumatra Utara
  • Pegunungan Meratus: Kalimantan Selatan
  • Priangan: Jawa Barat
  • Simalungun: Sumatra Utara
  • Sukabumi: Jawa Barat
  • Tanah Gayo: DI Aceh
  • Tanah Kerinci: Jambi
  • Rejang dan Lebong: Sumatra Selatan
  • Tapanuli Selatan: Sumatra Utara

(sumber= wikipedia)

BAGAIMANA PERKEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN DI INDONESIA?

Pertanian di Indonesia merupakan salah satu sektor kunci perekonomian Indonesia. Meskipun kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik bruto nasional telah menurun secara signifikan dalam setengah abad terakhir, saat ini sektor pertanian masih memberikan pendapatan bagi sebagian besar rumah tangga Indonesia. Saat ini sekitar 30 persen lahan Indonesia digunakan untuk pertanian.Umumnya, sektor pertanian di Indonesia terdiri dari dua jenis berdasarkan skala per 1 meter perkebunan besar baik milik GOLDENBET88 negara maupun perusahaan swasta .Produksi petani kecil, kebanyakan rumah tangga yang melakukan pertanian tradisional.

Umumnya, sektor pertanian di Indonesia terdiri dari dua jenis berdasarkan skala per 1 meter:

1.Perkebunan besar baik milik negara maupun perusahaan swasta

2.Produksi petani kecil, kebanyakan rumah tangga yang melakukan pertanian tradisional.

Perkebunan besar cenderung fokus pada komoditas ekspor; seperti minyak sawit dan karet, sementara petani skala kecil fokus pada komoditas hortikultura untuk memasok konsumsi makanan masyarakat lokal dan regional, seperti beras, kedelai, jagung, buah-buahan dan sayuran. Negara ini memiliki tanah subur yang melimpah. Indonesia adalah penghasil utama dari berbagai produk pertanian tropis. Komoditas pertanian penting di Indonesia meliputi minyak sawit, karet alam, kakao, kopi, teh, singkong, beras dan rempah-rempah tropis. Saat ini Indonesia adalah penghasil terbesar di dunia dari minyak sawit, cengkih, dan kayu manis, penghasil terbesar kedua dari pala, karet alam, singkong, vanili, dan minyak kelapa, penghasil terbesar ketiga dari beras dan kakao, penghasil kopi keempat terbesar,produsen tembakau terbesar kelima,dan produsen teh terbesar keenam.

Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya untuk membina para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar menjadi pondasi Slot Gacor Hari Ini yang kuat dalam mendukung ekonomi Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan menggelar pelatihan manajemen agrobisnis untuk pelaku usaha kecil dan menengah bekerjasama dengan Asian Productivity Organization (APO) dan Cornel University.

“Pertanian khususnya ketahanan pangan masih bertumpu pada level menengah kecil, kalau sektor ini tidak dijadikan ruang ekonomi, maka ini akan dibawa kemana?. Kita harus bina ruang ini sehingga menjadi kekuatan ekonomi di Indonesia, “ Ujar Hari Priyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian saat menghadiri Asian Productivity Organization (APO) Advanced Agribusiness Management Course yang diselenggarakan pada tanggal 5-9 Maret 2018 di Bali Dynasty Resort, Bali.

“Kita berharap usaha menegah kecil di Indonesia bisa menjadi pondasi yang kuat dibidang pertanian, jika dibandingkan negara lain pertumbuhan ekonomi rata-rata dikuasai oleh industri besar, sehingga rakyat kecil tidak punya ruang ekonomi rakyat,“ kata Hari.

Lebih lanjut Hari mengatakan bahwa masalah pangan merupakan sektor yang selalu dibutuhkan manusia terlebih konsumen di Indonesia sangat besar. Untuk itu, Hari berharap petani dan UKM pemula agar terus berinovasi bukan hanya menguasai pasar di Indonesia saja, melainkan ekspor untuk komoditas-komoditas tertentu .

“Saya berharap pola yang sudah di kembangkan APO tidak berhenti begitu saja. Tetapi juga dapat dikembangkan lebih baik lagi di Indonesia, “ ujar Hari.

Meskipun perkembangan pertanian di Indonesia memiliki prospek dan berjalan sangat baik hingga saat ini, bukan berarti tidak ada tantangan. Justru meningkatnya potensi pertanian tersebut, pemeritah maupun pelaku bidang pertanian harus lebih siap menghadapi tantangan di era dengan kemajuan teknologi informasi. Adapun beberapa tantangan itu di antaranya adalah pembangunan sumber daya manusia di sektor pertanian. Sejauh ini, sudah sekitar 400 UKM telah kita libatkan dalam pelatihan ini dan cukup berhasil. Hari berharap peserta UKM yang telah berhasil dapat mengimplementasikan pengalaman dan menyebarkan ilmu khususnya dari negara lain untuk mengembangkan usaha pertanian di Indonesia. Untuk hal ini, seperti disebutkan dalam situs resmi Kementerian Pertanian pemerintah menggelar pelatihan manajemen agrobisnis dengan pelaku UKM yang bekerjasama dengan Asian Productivity Organization (APO) dan Cornel University.

Indonesia terletak di daerah tropis sehingga mengalami hujan lebat dan sinar matahari hampir sepanjang waktu, yang merupakan elemen penting untuk pertanian. Sebagian besar komoditas pertanian global dapat hidup di Indonesia. Negara ini memiliki tanah subur yang melimpah. Indonesia adalah penghasil utama dari berbagai produk pertanian tropis. Komoditas pertanian penting di Indonesia meliputi minyak sawit, karet alam, kakao, kopi, teh, singkong, beras dan rempah-rempah tropis.

KOPI INDONESIA

Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua spesies pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta dan Kopi Arabika..

Untuk jenis Robusta memiliki luas lahan mencapai 1 juta hektar. Produktivitasnya sebesar 601 ribu ton atau 80,4%. Sedangkan jenis Arabika mengambil areal 0,30 juta hektar dengan hasil 147 ribu ton atau 19,6%. Jumlah produksi paling kecil ialah varietas Liberika. Karena hanya sebesar 2%, secara statistik penghitungan jenis kopi ini sering disatukan dengan Robusta. Produksi Robusta terutama berasal dari Lampung, Sumatra Selatan, dan Bengkulu. Setidaknya dari ketiga daerah ini menyumbang tiga perempat dari produksi Robusta. Arabika, di sisi lain, sebagian besar bersumber dari daerah yang lebih tinggi seperti Aceh dan Sumatra Utara. Kedua daerah ini menyumbang hampir Situs Slot Gacor tiga perlima dari produksi Arabika. Adanya konsentrasi produksi Robusta ini sebenarnya mencerminkan kondisi lingkungan alam Indonesia. Suhu yang hangat, curah hujan yang tinggi, dan ketinggian daerah tanam yang secara mayoritas berada pada posisi lebih rendah. Semua faktor ini mendukung produksi Robusta ketimbang jenis Arabika. Nilai ekonomis Arabika di pasar internasional bernilai lebih dari dua kali harga Robusta.

Sedang bicara konsumsi dalam negeri, data ICO mencatat konsumsi kopi sepanjang tahun 2000 – 2016 mengalami tren kenaikan. Pada 2000 konsumsi kopi baru mencapai 1,68 juta karung berisi 60 kg per karung. Meningkat tajam pada 2016, yakni mencapai 4,6 juta karung atau melonjak lebih dari 174%. Atau jika dihitung konsumsi per kapita, meningkat dari 0,5 kg per tahun pada tahun 2000 menjadi 1,1 kg pada 2016. Bahkan kini, menurut Wakil Ketua AEKI (Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia) Pranoto Sunarto, angka konsumsi per kapita masyarakat pada 2017 naik menjadi 1,2 kg kopi dan pada 2018 diprediksi berada pada 1,4 – 1,5 kg kopi. Indonesia memiliki banyak jenis kopi spesialti ini. Sebutlah misalnya kopi Lintong, kopi Mandhelin, kopi Gayo,kopi Toraja, kopi Kalosi C, kopi Kintamani Bali ,kopi Flores-bajawa, kopi Baliem,kopi jawa, kopi jawa Preanger, kopi luwak arabika jawa, dan kopi Luwak.

Kopi Luwak Indonesia

Kopi luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, tetapi baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gramKopi luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, tetapi baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram. Kopi luwak adalah salah satu kopi termahal di dunia karena minuman ini memiliki nilai eksotis dan ketersediaanya sangat langka. Kopi luwak Indonesia laku keras dan sangat digemari di lingkungan pecinta kopi karena dianggap memiliki rasa yang lembut dan ramah di lambung. Harga kopi luwak Indonesia liar di pasaran mencapai lebih dari Rp 1.000.000,00 per kg. Secangkir kopi luwak di jakarta misalnya, harganya sekitar Rp 70.000,00 per cangkir. Di luar negeri, harga secangkir minuman ini sekitar 35 USD. Jika bentuk biji atau bubuk harganya 100 hingga 600 USD per 450 gram.

KOPI INDONESIA

Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk dan menjadi kegemarain dari para player sbobet mobile. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica). Pemrosesan kopi sebelum dapat diminum melalui proses panjang yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang baik dengan cara mesin maupun dengan tangan kemudian dilakukan pemrosesan biji kopi dan pengeringan sebelum menjadi kopi gelondong. Proses selanjutnya yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi. Setelah penyangraian, biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat diminum.

Setiap orang pecinta kopi memang sejatinya menjadi penikmat kopi pula, seseorang yang gemar meminum kopi pasti tahu mana kopi asli indonesia , dan dari daerah mana . pada masa kini, sudah banyak kafe yang menjual kopi mentah dan kopi yang siap minum dengan banyak variasinya, bahkan di setiap kota pasti terdapat kafe khusus kopi dimana –mana.

Kopi asli indonesia sangat beragam, dari arabika hingga robusta. Di Slot Gacor Online Hari Ini peroleh dari sabang hingga merauke, saat ini Indonesia menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi sebanyak 648.000 ton. Wow banyak sekali ya! Indonesia ku sangat kaya !

Untuk jenis Robusta luas lahan mencapai 1 juta hektar. Produktivitasnya sebesar 601 ribu ton atau 80,4%. Sedangkan jenis Arabika mengambil areal 0,30 juta hektar dengan hasil 147 ribu ton atau 19,6%. Jumlah produksi paling kecil ialah varietas Liberika. Karena hanya sebesar 2%, secara statistik penghitungan jenis kopi ini sering disatukan dengan Robusta.

Produksi Robusta terutama berasal dari Lampung, Sumatra Selatan, dan Bengkulu. Setidaknya dari ketiga daerah ini menyumbang tiga perempat dari produksi Robusta. Arabika, di sisi lain, sebagian besar bersumber dari daerah yang lebih tinggi seperti Aceh dan Sumatra Utara. Kedua daerah ini menyumbang hampir tiga perlima dari produksi Arabika.

Adanya konsentrasi produksi Robusta ini sebenarnya mencerminkan kondisi lingkungan alam Indonesia. Suhu yang hangat, curah hujan yang tinggi, dan ketinggian daerah tanam yang secara mayoritas berada pada posisi lebih rendah. Semua faktor situs https://www.scoresportscenter.com/ ini mendukung produksi Robusta ketimbang jenis Arabika. Nilai ekonomis Arabika di pasar internasional bernilai lebih dari dua kali harga Robusta. Bila berbicara konsumsi dalam negeri, data ICO mencatat konsumsi kopi sepanjang tahun 2000 – 2016 mengalami tren kenaikan. Pada 2000 konsumsi kopi baru mencapai 1,68 juta karung berisi 60 kg per karung. Meningkat tajam pada 2016, yakni mencapai 4,6 juta karung atau melonjak lebih dari 174%. Atau jika dihitung konsumsi per kapita, meningkat dari 0,5 kg per tahun pada tahun 2000 menjadi 1,1 kg pada 2016. Bahkan kini, menurut Wakil Ketua AEKI (Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia) Pranoto Sunarto, angka konsumsi per kapita masyarakat pada 2017 naik menjadi 1,2 kg kopi dan pada 2018 diprediksi berada pada 1,4 – 1,5 kg kopi.

Indonesia memiliki banyak jenis kopi seperti Lintong Coffee, Mandheling Coffee, Gayo Mountain Coffee, Toraja Coffee, Kalosi Coffee, Kintamani Bali Coffee, Flores-bajawa Coffee, Baliem Highland Coffee (Papua Wamena), Java Estate Coffee, Java Preanger Coffee, Java ‘Kopi Luwak‘ Arabica, dan Luwak Coffee.

Provinsi-provinsi yang berkontribusi paling besar untuk produksi kopi Indonesia adalah: (indonesia-investments.com)

  • Robusta                 

1. Bengkulu (Sumatra)

2. Sulawesi Selatan     

3. Lampung (Sumatra)

  • Arabika

1. Aceh (Sumatra)

2. Sumatra Utara

CENGKEH INDONESIA

Menurut teori, cengkeh adalah kuncup bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkih adalah tanaman asli Indonesia, banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa yang memiliki kalangan pemain judi yang hendak judi bola dalam permainan nya, dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia.

Budidaya Cengkeh menurut laman Wikipedia

Pertumbuhan pohon cengkih membutuhkan iklim tropis lembap atau subtropis dengan curah hujan sebesar 2.332 mm/tahun. Pohon cengkeh dapat ditanam pada daerah yang jauh dari laut dan memiliki ketinggian 0 – 1500 m diatas permukaan laut Pohon cengkeh dapat tumbuh optimum pada suhu di sekitar 20-30 derajat Celcius.  Pohon cengkeh ditumbuhkan baik secara vegetatif lewat stem batang maupun generatif lewat biji. Kultivasi cengkeh tidak disarankan dilakukan pada tanah berpasir. Biji cengkeh ditaruh diatas permukaan tanah dan dijaga kelembabannya. Cengkeh harus ditanam pada tanah yang memiliki pH 4,5-6, drainase yang baik,  dan tinggi kandungan senyawa organiknya. Cengkeh dipropagasi dari biji cengkih yang berasal dari buah cengkeh. Buah cengkeh biasanya tersedia di sekitar bulan Juni sampai Oktober. Ketika matang, buah cengkeh jatuh ke tanah secara alamiah. Setelah dikumpulkan, buah direndam dalam air semalam untuk mempermudah germinasi. Media untuk germinasi biji berupa lapisan tanah setinggi  20 cm, lebar 1 meter, dan panjang yang sesuai. Media perkecambahan diisi dengan lapisan tanah setebal 8 cm. Kemudian biji ditanam sedalam 2 cm dengan jarak antar biji sekitar 3 cm.  Media perkecambahan harus dilindungi dari sinar matahari https://shaniagracia.com/ langsung. Germinasi biji terjadi setelah 15-60 hari inkubasi. Biji yang telah berkecambah kemudian dipindahkan ke media yang beirisi tanah, pasir, dan kompos dengan rasio 3:3:1. Kecambah cengkeh dapat dipindahkan ke lahan sesungguhnya setelah berusia 24 bulan.

Lahan yang sesuai untuk perkebunan cengkeh berupa lereng perbukitan, lembah dengan drainase baik dan tepian sungai. Area Lahan perkebunan cengkih terlebih dahulu dibersihkan dari  semak dan rerumputan dan dibuat lubang berukuran 60 hingga 75 cm dengan jarak 6-7 meter antar lubang sebelum musim hujan. Lubang-lubang sebagian diisi dengan tanah lapisan atas. Bibit ditransplantasikan ke lubang selama awal musim panas sekitar Juni-Juli, dan untuk daerah dataran rendah, menjelang akhir musim panas pada bulan September-Oktober. Saat umur 3-4 tahun, pohon cengkeh perlu disiram secara teratur dan penyiramannya tidak boleh berlebihan. Pemupukan pohon cengkeh dapat dilakukan dengan 50 kg kompos dan  4 kg fish meal per tahun. Saat pohon cengkeh baru akan tumbuh, pupuk yang digunakan dapat berupa 40 g urea, 110 g superfosfast, & 80 g MOP/potassium sulfat. Setelah berumur 15 tahun, pohon cengkeh dapat diberi pupuk berupa 600 g urea, 1560 g superfosfat, & 1250 g MOP.  Penyakit yang sering menyerang pohon cengkeh adalah layu bibit, busuk daun, & bercak daun, sedangkan hama yang sering menyerang pohon cengkeh adalah kutu putih. Cengkeh baru dapat berproduksi pada umur 7 tahun. Setelah itu, produktivitasnya akan tinggi sejak berumur 10 tahun dan terus meningkat hingga berumur 30 tahun. Setelah berumur 30 tahun ke atas, cengkeh akan mengalami penurunan produktivitas. Tingginya produksi pada tahun tertentu biasanya diikuti oleh penurunan produksi pada 1-2 tahun berikutnya, akibat pola panen besar yang diikuti dua panen kecil.

Kegunaan Minyak cengkeh adalah salah satu sumber antioksidan terkaya. Dalam aromaterapi, digunakan sebagai antiseptik dan pereda nyeri terutama untuk sakit gigi dan sakit perut. Dan sering dicampur dengan minyak lain untuk mengobati berbagai gangguan.

Produsen cengkeh tertinggi di Indonesia

  1. Jawa Timur                  = 6.807 ton
  2. Maluku                        = 11.730 ton
  3. Sulawesi Selatan          = 9.135 ton
  4. Sulawesi Tenggara       = 6.688 ton
  5. Sulawesi Tengah          = 7.861 ton

SEKTOR BERAS INDONESIA, JANTUNG PANGAN INDONESIA

Pada dasarnya beras adalah bagian bulir padi yang telah dipisahkan dari cangkangnya, dan di olah atau di masak menjadi nasi. Nasi adalah makanan pokok khususnya bagi  warga negara indonesia ini yang dimana mayoritas nya selalu menjadikan nasi sebagai pangan utama untuk di makan.  Pada sekor pertanian, beras sangat di jaga keaslian dan juga  jumlah produksinya.

Produksi Beras di Indonesia:

                        2008                2009    2010    2011    2012    2013    2014    2015    2016

Produksi Beras¹           60.3                 64.4     66.4     65.4     69.1     71.3     70.9     75.4     79.2

((Sumber: Food and Agriculture Organization of the United Nations and Kementrian Agrikultur))

Provinsi-provinsi Indonesia yang merupakan penghasil beras terbesar adalah:

1. Sumatra Selatan

2. Jawa Barat

3. Jawa Tengah

4. Jawa Timur

5. Sulawesi Selatan

Adapaun daerah daerah tertentu yang menghasilkan beras padi terbesar di indonesia, berikut ulasannya :

1. Kab. Indramayu (Jawa Barat) memiliki luas panen 215,731 hektar. Memperoleh produksi 1.376.429,68 ton gabah kering giling atau produksi berasnya sebesar 789,657,71 ton

2. Kab. Karawang(Jawa Barat) memiliki luas panen padi 185.807 hektar, memperoleh produksi padi 1.117.814 ton gabah kering giling, sehingga diperoleh produksi beras 641.290 ton

3. Kab. Subang (Jawa Barat) memiliki luas panen 156.298,50 hektar, memperoleh produksi padi sebebesar 942.932 ton gabah kering giling dan produksi beras sebesar 540.960 ton

4. Kab. Banyuasin (Sumatera Selatan) memiliki luas panen 208,598 hektar, memperoleh produksi padi sebesar 905.846 ton gabah kering giling dan produksi beras sebesar 519.684 ton.

5. Kab. Lamongan (Jawa Timur) memiliki luas panen padi sebesar 140.463, 58 hektar. Memperoleh produksi padi sebesar 839.724 ton gabah kering giling dan produksi berasnya sebesar 481.750 ton.

6. Kab. Ngawi (Jawa Timur) memiliki luas panen padi sebesar 122.500,97 hektar dengan diperoleh produksi padi 777.190 ton gabah kering giling dan produksi berasnya 445.874 ton

7. Kab. Bone (Sulawesi Selatan) memiliki luas panen 169.471,29 hektar, dan produksi padi nya sebesar 72.874 ton gabah kering giling dan memiliki produksi beras 443.398 ton

8. Kab. Grobogan (Jawa Tengah) memiliki luas panen padi 136.209,59 hektar dengan produksi padi memperoleh sebesar 772.521 ton gabah kering gilingan dan produksi berasnya sebesar 443.196 ton.

9. Kab. Sragen (Jawa Tengah) memiliki luas panen padi 111.569,05 hektar dengan produksi padi memperoleh 766.012 ton gabah kering giling dan produksi beras sebesar 439.461 ton

10. Kab. Cilacap (Jawa Tengah) memiliki luas panen 439.461,26 hektar dengan produksi padi sebesar 699.95 ton gabah kering giling dan produksi beras sebesar 401.570 ton

(Sumber mediaindonesia.com)

Pulau Jawa memang selalu menjadi pemasok padi terbesar di Indonesia. Di petani merupakan profesi paling banyak terdapat di pulau Jawa dan juga padi memerlukan suhu antara 20 °C hingga 35 °C dengan kebutuhan air yang besar jadi padi sangat cocok di tanam di dataran rendah.

Kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) yang berhasil meningkatkan produksi padi sehingga keran impor mulai tahun 2016 sampai dengan saat ini ditutup mendapat pujian dari DPR. Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo melihat banyak terobosan yang dilakukan pemerintahan Jokowi- JK dalam mengangkat sektor pertanian selama dua tahun menjabat. Dengan terobosan-terobosan tersebut, di 2016, Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras.Dengan kinerja Kementan itu, dia yakin produksi hasil hasil pertanian bakal terus meningkat. Namun, untuk mewujudkan keinginan Presiden Jokowi soal swasembada padi, jagung, dan kedelai di 2017 tidak boleh hanya diserahkan ke pundak Amran. Swasembada ketiga komoditas itu tergantung kinerja Menko Perekonomian Darmin Nasution meramu timnya di lintas kementerian untuk mendukung sektor pertanian.

“Keberhasilan Kementan untuk capai target yang ditetapkan pemerintah tidak bisa berdiri sendiri karena faktor-faktor pendukung lintas sektor. Pertanian itu tidak akan bisa berbicara produksi ketika airnya tidak ada. Sebagus apapun bibit dan distribusi alat pertanian, tidak ada gunanya kalau tidak ada air. Karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga harus mendukung rencana Kementan. Demikian juga dengan Kementerian Perdagangan juga harus kendalikan impor. Sebab, impor bikin malas petani juga. Nah, ini tugas Menko Perekonomian untuk mengendalikannya,” ujar nya.

Sumber : pertanian.go.id

JANTUNG NEGARA, SEKTOR PERTANIAN INDONESIA

Indonesia memang memiliki sektor pertanian yang sangat kaya, seperti sawit, cengkeh, karet, kapas,kapuk dan juga kopi. Sektor pertanian indonesia adalah salah satu kunci dari perekonomian indonesia, bagimana tidak hamparan perkebunan yang menjadikan pendapatan juga untuk negerti kita yang tercinta ini. Bicara – bicara soal tanah pertanian indonesia dalam sektor kopi, kopi adalah jenis minuman yang banyak di sukai oleh setiap orang, terdapat banyak jenis kopi di indonesia seperti  :

  • Kopi Arabica Gayo, Sumatera
  • Kopi Arabica Flores
  • Kopi Arabika Toraja
  • Kopi Arabika Kintamani, Bali
  • Kopi Robusta Temanggung
  • Kopi Arabika Java Ijen Raung
  • Kopi Liberika Rangsang Meranti, Riau
  • Kopi Toraja, Sulawesi
  • Kopi Aceh, Gayo
  • Kopi Bajawa, Flores

Indonesia memiliki potensi pertanian yang sangat baik,dibidang tanaman pangan di Indonesia memiliki tanaman unggul seperti padi, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan berbagai jenis faritas yang lain.Indonesia merupakan Negara agraris yang memiliki potensi besar dan sumber daya alam yang melimpah untuk produk pertanian. Kondisi Pertanian menurut pioneer.com ialah Pertanian Indonesia saat ini bisa dikatakan terus mengalami perkembangan. Namun jika dilihat lebih dalam, tetap beberapa permasalahan yang terus menghambat, salah satunya adalah penurunan tenaga kerja pertanian. Pada tahun 2016 lalu indonesia kehilangan 0,51% tenaga pertanian dan tahun ini kehilangan 2,21%. Selain itu, permasalahan yang menghambat perkembangan pertanian tahun ini adalah kurangnya benih berbagai komoditas tanaman pangan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Sampai Oktober 2017 produksi benih padi inhbrida mengalami penurunan hampir 40 ribu ton dan padi hibrida hanya naik sekitar 15 ton.

Produk pertanian juga terus menjadi sumber penghasil devisa negara.Sektor pertanian memberikan lebih banyak kesempatan kerja yang dapat mengurangi tingkat pengangguran tinggi di negara-negara berkembang karena adanya pertumbuhan penduduk yang sangat cepat. Tentunya sektor pertanianadalah jantung dan tulang punggung perekonomian indonesia, dan masyarakatnya sebahagian besar adalah petani.

Bagaimana keadaan sektor pertanian indonesia, bisa kah maju dengan pesat?

Pada era sekarang, daalah serba digital dan serba canggih. Sektor pertanian indonesia pun sudah melesat maju dari pada tahun – tahun sebelumnya, hanya saja dengan status negara ini yang masih menjadi negara berkembang, menjadikan beberapa sektor masih di kata belum sempurna.  Juga terdapat “ujian” bagi para pekerja di sektor pertanian karena melihat kondisi jaman sekarang yang serba memakai mesin, ada ancaman tersendiri bagi keberlangsungan sumber daya manusia nya. Meskipun begitu alih – alih menjadi suatu ancaman, tetapi bisa juga di jadikan sebagai sarana “membantu” bagi para pekerja agar di mudahkan dalam urusan pekerjaannya.

Pentingnya sektor pertanian juga untuk menjadi sumber pangan negara, karena negara berkembang mengandalkan produk – produk dari produk pertanian untuk di jadikan bahan pangan. Ini lah yang menjadi salah satu kekuatan sektor pertanian indonesia.  Seperti bawang- bawangan, kacang – kacangan, kapas, beras, buncis, cengkeh, cokelat, jagung, kayu manis, kedelai, kelapa, sawit, kentang, ketela, lada, pala, rosella, tembakau, tebu, ubi-ubian dan vanili. Itu semua adalah kebutuhan sehari – hari masyarakat indonesia, dan bisa juga di ekspor ke luar negeri khususnya ke amerika serikat dan jepang.

Menutur dari databoks.katadata.co.id, luas pertanian wilayah indonesia adalah sebesar 7.463.948 hektare. Pulau Jawa mendominasi kepemilikan luas lahan baku sawah terluas. Jawa Timur menjadi provinsi dengan LBS terluas di Indonesia. Provinsi tersebut memiliki LBS sebesar 1,2 jutahektare. Jawa Tengah dan Jawa Barat berturut-turut mempunyai LBS sebesar 1.049.661 hektare dan 928.218 hektare. Total luas lahan baku sawah ditetapkan dalam Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN No. 686/SK-PG.03.03/XII/2019 Tanggal 17 Desember 2019 tentang Penetapan Luas Lahan Baku Sawah Nasional Tahun 2019. Informasi ini menjadi landasan penghitungan luas panen padi.

MENGENAL JENIS KOPI INDONESIA

Indonesia memang kaya, memiliki banyak keberagaman budaya yang tidak bisa terkalahkan. Di samping itu, indonesia memiliki kekayaan alam yang tiada tara. Hapir tidak ada celah untuk sektor pertanian di indonesia, karena kemajuan yang di selingi dengan era modern yang serba canggih. Salah satunya adalah kopi. Kopi adalah minuman favorit setiap orang dari yang manis hingga yang pahit tanpa rasa sama sekali, tetapi jenis kopi Indonesia selalu didapati oleh penikmatnya.

Kopi di buat dari biji kopi pilihan , yang dijadikan sebuah bubuk kopi dengan varian jenis ragamnya, proses pembuatan kopi yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang baik dengan cara mesin maupun dengan tangan kemudian dilakukan pemrosesan biji kopi dan pengeringan sebelum menjadi kopi gelondong. Proses selanjutnya yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi. Setelah penyangraian, biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi. Sampai saat ini, kopi Indonesia menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi sebanyak 648.000 ton, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Biji kopi yang tumbuh di Indonesia, pada dasarnya hanya terdiri atas tiga jenis kopi indonesia, yaitu biji kopi arabika, biji kopi robusta, dan biji kopi liberika.

Pengeksporan kopi indonesia ke luar negeri adalah sebagai berikut rinciannya :

  • Amerika Serikat           67,3 ton
  • Jerman                         42,6 ton
  • Malaysia                      39 ton
  • Italia                            35,8 ton
  • Jepang                                     35,4 ton
  • Rusia                           24,2 ton
  • Mesir                           21,1 ton
  • Inggris                          18,4 ton
  • Belgia                          12,2 ton
  • Kanada                        4,3 ton

Berikut adalah ulasan tentang jenis kopi hasil bumi pertanian indonesia ;

  • Kopi gayo, Aceh

Aceh di kenal sebaai pemasok biji kopi arabika terbesaar di indonesia, cita rasa kopi gayo adalah tak terlalu pekat dan di sertai dengan tingkat kadar keasaman yang seimbang, saat minum kopi gayo akan meninggalkan rasa di mulut. Kopi gayo juga sudah banyak terdapat di kedai kopi kopi pada masa kini yang terkenal dimana –mana. Tentunya minuman ini sangat cocok sekali menemani kalian untuk bermain idn play poker sambil bersantai.

  • Kopi Jawa

Kopi Jawa memiliki cita rasa yang kuat, pekat, serta manis , tetapi rasa nya tidak terlalu kaya seperti  kopi Sumatra atau Sulawesi karena sebagian besar kopi jawa diproses secara basah (wet process). Meskipun begitu, sebagian kopi Jawa mengeluarkan aroma tipis rempah sehingga membuatnya lebih baik dari jenis kopi lainnya.

  • Kopi Toraja, Sulawesi

Kopi ini memiliki cita rasa yang tak terlalu pahit, bahkan cenderung terasa seperti rasa buah. Kopi Toraja juga memiliki bau yang harum karena proses penanamannya berdampingan dengan tanaman – tanaman rempah di tana toraja. Bentuk biji kopi nya agak berbeda dengan biji kopi yang lain.

  • Kopi Bajawa , Flores

Cita rasa kopi ini adalah memiliki aroma nutty dan aroma tembakau yang sangat terasa sekali keasliannya, lalu rasa nya juga yang kental dan di padu dengan rasa asam. Kopi bajawa di tanam oleh para petani di atas tanah yang mengandung abu gunung merapi. Lokasinya di perkebunan kopi kab Ngada, Flores NTT yang di tanam di atas ketinggian 1000 meter permukaan laut.

  • Kopi Robusta, Temanggung

Kopi ini di tanam berdekatan dengan tanaman tembakau, cita rasa kopi ini adalah saat di minum akan memeiliki rasa tembakau yang kuat.Biasanya, kopi ini di produksi dari kaloran, wonoboyo, pringsut, dan gemawang. Kopi ini juga memiliki aroma sangat kuat sehingga saat kamu mencicipinya, kamu akan tahu kalau itu adalah kopi robusta